Kenali Mitos Dan Fakta Penyebab Jerawat

Kenali Mitos Dan Fakta Penyebab Jerawat

Dokter kecantikan kulit di Kendari, alfafarmaskinclinic.comKenali Mitos Dan Fakta Penyebab Jerawat. Jerawat akan muncul ketika pori-pori kulit yang terinfeksi oleh bakteri Propionibacterium acnes, hal itu yang akan menyebabkan peradangan. Dan peradangan inilah jika tidak diobati akan menimbulkan ruam merah yang disebut dengan jerawat. Jerawat biasa terjadi pada remaja, hal ini mungkin terkait dengan perubahan hormonal pada remaja yang merangsang produksi kelenjar minyak berlebih di kulit. Tidak hanya terjadi pada remaja, Jerawat juga bisa menyerang orang dewasa yakni dapat terjadi apabila perubahan hormon yang dialami selama kehamilan, baik itu dengan menggunakan pil KB, menstruasi dll. Selain dari perubahan hormon, ada juga beberapa penyebab lain seperti genetika, penggunaan kosmetik, makanan.

Kenali Mitos Dan Fakta Penyebab Jerawat

Kenali Mitos Dan Fakta Penyebab Jerawat
Sumber foto: Istimewa.

Di bawah ini akan diuraikan beberapa penyebab yang sering menyebabkan jerawat:

1. Kelebihan Produksi Minyak

Kelebihan produksi minyak adalah salah satu penyebab timbulnya jerawat. Ini bisa dipicu oleh stres, hormon, keringat, genetik, perubahan cuaca, makanan, penggunaan kosmetik dan sebagainya. Produksi minyak yang berlebihan ketika dicampur dengan sel kulit mati, akan menyebabkan penyumbatan folikel rambut. Penyumbatan mungkin berupa bintik hitam (komedo) atau bintik putih (komedo). Ketika komedo terinfeksi bakteri, peradangan akan muncul sebagai jerawat.

2. Genetik

Jerawat dapat timbul karena pengaruh genetik. Misalnya, jika orang tua Anda berjerawat, biasanya anak akan menderita jerawat juga.

3. Pasien dengan Polycycstic Syndrome Ovarian

Wanita yang menderita Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS), umumnya memiliki kelebihan testoteron. Hormon ini dapat merangsang produksi kelenjar minyak berlebih sehingga wanita dengan PCOS cenderung memiliki jerawat. Tanda lain dari ini adalah menstruasi yang tidak teratur, rambut berlebihan, misalnya tangan atau kaki dll.

4. Penggunaan Obat

Obat-obatan digunakan untuk mengobati penyakit, tetapi dalam beberapa kasus penggunaan obat-obatan dapat menyebabkan efek samping seperti jerawat. Penggunaan kortikosteroid, baik secara oral (obat oral), atau topikal (salep), dapat meningkatkan aktivitas patogen bakteri dan menyebabkan jerawat. Konsumsi obat-obatan seperti lithium, juga bisa memicu atau memperburuk jerawat.

5. Makanan

Makanan yang tinggi karbohidrat atau susu umumnya dapat menyebabkan jerawat. Cokelat juga telah lama dicurigai sebagai penyebab memburuknya jerawat. Meskipun penelitian tentang berbagai jenis makanan sebagai pemicu jerawat, namun cokelat masih kontroversial. Mitosnya, dengan menghindari salah satu jenis makanan ini justru perlu dipertimbangkan. Faktanya ketika jerawat memang berlipat ganda justru setelah mengetahui setiap komposisi lain pada makanan.

Penggunaan kosmetik dengan berbagai macam, seperti foundation, bedak, tabir surya, blush on wajah dan sebagainya dapat menyebabkan jerawat. Selain karena produk kosmetik bersifat comedogenik, pengguna kosmetik biasanya kurang bersih dalam membersihkan kosmetik, mereka juga terkadang merasa malas membersihkan wajah. Ini menyebabkan sumbat pada pori-pori, menyebabkan jerawat.